Notification

×

Iklan

Iklan

Harlah ke-2, KITA Pertegas Dukungan Terwujudnya Ibu Kota Nusantara

Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:01 WIB Last Updated 2022-08-21T04:01:53Z

 

Syukuran Harla ke-2 KITA

Sebaran, Jakarta - Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) menggelar syukuran HUT Kemerdekaan RI ke-77 sekaligus perayaan hari ulang tahun KITA ke-2. 


Acara yang digelar di Hotel Sofyan Tebet, Jakarta Selatan ini dihadiri oleh para pengurus KITA pusat hingga daerah, para simpatisan, serta undangan lainnya. 


Ketua Umum KITA, KH Maman Imanulhaq mengatakan, KITA meski baru genap 2 tahun berdiri, namun organisasi ini sudah berbuat banyak, serta pula memberi kontribusi nyata di berbagai sektor seperti pertanian, UMKM, kesenian dan budaya, serta memberi beragam sumbangan pemikiran terhadap gerakan politik kesadaran. 


"Tanggal 19 Agustus 2020 lalu KITA dilahirkan, selama 2 tahun ini KITA semakin dewasa menjadi organisasi yang mapan dengan dinamika keorganisasian yang konstruktif. Meski organisasi baru, nama KITA sudah banyak dikenal publik serta telah membentuk banyak kepengurusan di berbagai daerah, " kata Kiai Maman dalam sambutannya. 


KITA pun, imbuh Kiai Maman, pada harlah kali ini memastikan dukungan pada pemindahan Ibu Kota baru negara dari Jakarta ke Kalimantan. 

Menurutnya, pemindahan Ibu Kota adalah keniscayaan, apalagi keputusan itu pun telah diketuk palu di DPR. Ia yakin dengan pemindahan Ibu Kota baru ini, Indonesia akan cepat bertransformasi menjadi negara maju, serta dari aspek geopolitiknya, Indonesia akan menjadi pemimpin baru dalam peta politik global. 


Bendahara Umum KITA, Camelia Panduwinata Lubis menambahkan, dua tahun perjalanan KITA telah memberi kontribusi nyata dalam berbagai hal, salah satunya pada aspek sosial, plus pemberdayaan masyarakat.


Menurutnya, KITA bersama seluruh keanggotannya yang tersebar di seluruh Indonesia, selama ini sudah melakukan sesuai cita-cita awal organisasi, yakni mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta memajukan kesejahteraan umum.


Sementara Ketua Majelis Hikmah KITA, Taufik Rahzen dalam orasi budayanya, menyebut bahwa pemindahan Ibu Kota Nusantara adalah masuknya era mantavara kelima. Menurut Taufik yang juga budayawan ini, 2024 adalah momentum baru terbentuknya dunia baru. Masyarakat dunia, kata Taufik, akan dipengaruhi oleh paradigma baru yang terkait dengan kepemimpinan dalam perubahan iklim, kesadaran planeter, dan ekologi alamkara. 


"Pembangunan ibukota Nusantara menjadi penanda untuk menciptakan Mandala baru. Dalam istilah Bung Karno pada pidato bersejarah di PBB pada tahun 1960 yaknk To Build The World A New," kata Taufik Rahzen dalam orasi budayanya. 


Dalam kesempatan itu pula, KITA merombak susunan kepengurusannya dari tingkatan pusat hingga daerah. Sekjend KITA, Ayep Zaki yang membacakan susunan kepengurusan baru KITA itu berharap, formasi kepengurusan baru KITA ini semakin membuat kerja keorganisasian semakin efektif dan masif. 


Di ujung acara, peringatan Harlah ke-2 KITA pun semakin meriah dengan hiburan kesenian debus dari Banten, ada juga nyanyi dangdutan bersama, serta pemotongan tumpeng dan makan bersama. (*)

×
Berita Terbaru Update