Notification

×

Iklan

Iklan

PWI dan IWO Soppeng Satu Persepsi, Profesionalisme Wartawan Harga Mati

Senin, 15 Agustus 2022 | 10:52 WIB Last Updated 2022-08-15T03:52:37Z

 

Harmoni Ketua IWO Soppeng Andi Mull Makmun (Kanan) dan Ketua PWI Soppeng, Alimuddin (Kiri)

Sebaran, SoppengRumor bahwa PWI dan IWO di Kabupaten Soppeng, kurang harmonis. Tidak benar adanya. 


Malahan, wartawan yang tergabung di dua organisasi pers di Bumi Latemmamala itu, sangat harmonis.


Teranyer, Ketua PWI Soppeng, Alimuddin dan Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, saling bertemu dan berbincang akrab


Pertemuan itu berlangsung di kediaman Andi Mull, di daerah Tajuncu, Soppeng, Senin, 15 Agustus 2022.


Sebagai yang tertua dan jurnalis senior di daerah itu, Ketua PWI Soppeng, Alimuddin meluangkan waktu menyambangi Andi Mull.


Bagi Alimuddin, sikap saling menghargai, pun menghormati seseorang adalah sesuatu yang baik dan harus dilakukan.


Sekira satu jam duduk bersama, Andi Mull dan Alimuddin saling berbagi. Keduanya mendiskusikan bagaimana lebih memajukan wartawan di Soppeng


"Kami, PWI dan IWO satu persepsi. Menurut kami, profesionalisme wartawan nomor satu, itu harga mati," kata Andi Mull, diamini Alimuddin 


Menurut kedua tokoh pers di Soppeng itu, salah satu tantangan, sekaligus sebagai peluang saat ini, adalah masuknya era digitalisasi.


Wartawan kata keduanya, tidak boleh lagi stagnan atau begitu-begitu saja. Kompetensi wartawan mesti terus ditingkatkan seiring masa kini


"Ini yang sama-sama kami pikirkan bagaimana caranya untuk terus  meningkatkan kompetensi rekan-rekan," kata keduanya.


Di penghujung diskusi, Andi Mull dan Alimuddin juga berkomitmen turut berkonstribusi terhadap pembangunan daerah, termasuk mengawal Pemilu 2024 dengan baik. 


"Kita ini organisasi wartawan yang berada di Soppeng. Artinya, tidak boleh cuma memestingkan organisasi saja, tapi juga daerah, termasuk menyukseskan Pemilu 2024," ujar Andi Mull.


Ke depan, katanya, bukan tidak mungkin ada program bersama yang bisa dilakukan sebagai wujud sinergi antara IWO, PWI dan pemerintah (*)

×
Berita Terbaru Update