Notification

×

Iklan

Iklan

Siasat 'Wanita Emas' Gagal, Meronta-ronta Saat Akan Dimasukkan ke Mobil Tahanan

Jumat, 23 September 2022 | 15:22 WIB Last Updated 2022-09-23T08:41:51Z

 

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan tersangka korupsi proyek fiktif PT Waskita Beton Precast (WBP) Hasnaeni Moein alias 'Wanita Emas' tidak kooperatif saat hendak menjalani pemeriksaan. (Dok. Kejagung)

Sebaran, Jakarta - Sepandai-pandai Hasnaeni atau 'wanita emas' mengelak, penyidik Kejagung RI tetap menjebloskannya ke sel tahanan atas dugaan kasus korupsi yang menyeretnya.


Sebelumnya, Hasnaeni dijemput paksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus korupsi penyimpangan atau penyelewengan penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada tahun 2016-2020. 


Menurut jaksa yang menangani kasusnya, Hasnaeni sempat berpura-pura sakit agar dirawat di rumah sakit. Sehingga menolak di bawa dan minta tetap diopname, akan tetapi penyidik mengambil langkah untuk memastikan konisi kesehatannya. Hasilnya, Hasnaeni dinyatakan tidak sakit


Hal itu turut diperkuat oleh Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi. 


Dia mengatakan si 'wanita emas' saat itu datang ke rumah sakit untuk dirawat, akan tetapi yang bersangkutan dalam kondisi sehat.


"Jadi begini ya, tadi malam yang bersangkutan datang ke Rumah Sakit MMC untuk minta dirawat, bukan dirawat karena sedang sakit, atas dasar kondisi tersebut setelah kita konsultasikan dengan pihak manajemen dan dokter yang bersangkutan, kita juga membawa dokter, kesimpulannya yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan bisa dihadirkan di kejaksaan," kata Kuntadi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022).


Setelah dokter menyatakan Hasnaeni, pihak kejaksaan lalu melakukan jemput paksa Hasnaeni dari rumah sakit dan dibawa ke Kejaksaan Agung. Pada Kamis (22/9) kemarin, Hasnaeni diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka hingga ditahan penyidik.


Sementara itu, Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan pihak RS kooperatif dan menyatakan Hasnaeni sehat. Dia mengatakan sebelumnya Hasnaeni telah dipanggil penyidik, akan tetapi yang bersangkutan tidak kooperatif, sehingga dilakukan penjemputan.


"Yang bersangkutan sudah beberapa kali pemanggilan artinya tidak kooperatif, makanya pihak penyidik melakukan penjemputan terhadap yang bersangkutan," tuturnya.


Dalam kasus ini, Kejagung telah menahan Hasnaeni. 'Wanita emas' itu sempat berteriak histeris saat dibawa ke mobil tahanan Kejagung.


"Iya (Hasnaeni) yang bersangkutan alias wanita emas," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi dalam konferensi pers di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022).


Kejagung menetapkan Hasnaeni selaku Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical sebagai tersangka.


Pantauan di lokasi, Kamis (22/9/2022), pukul 15.23 WIB, Hasnaeni, yang merupakan tersangka kasus penyelewengan dana Waskita, ditahan penyidik Kejagung. Tampak tersangka yang merupakan seorang wanita itu menggunakan baju tidur berwarna merah dilapisi rompi tahanan bertulisan 'Pidsus Kejaksaan Agung Republik Indonesia' dengan nomor 07.


Tersangka tersebut lantas menutupi wajahnya dengan kain berwarna putih yang ada di sampingnya. Dia langsung berteriak ketika akan dinaikkan ke dalam mobil. Sejumlah petugas pun lantas mengangkat tersangka ke dalam mobil.(*)


×
Berita Terbaru Update