Notification

×

Iklan

Iklan

Mau Bangun Rumah Hunian Keren Tapi Budget Cuma Rp100 jutaan? Ini Referensi dari Pinhome

Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:48 WIB Last Updated 2022-10-11T09:52:50Z

 


Sebaran, Jakarta – Pinhome selaku pioneer e-commerce jual, beli, dan sewa properti di Indonesia senantiasa membagikan tips dan trik seputar properti guna mengedukasi masyarakat dalam mewjudkan hunian impiannya. Kali ini, Pinhome membeberkan biaya pembangunan rumah dengan budget Rp100 juta saja!


Membangun rumah dengan budget Rp100 juta sangatlah memungkinkan, pasalnya rerata harga dalam pembangunan rumah berada di kisaran Rp3 juta/m2. Jumlah tersebut sudah termasuk ongkos upah tenaga kerja beserta material yang dbutuhkan.


“Biasanya, bangunan Rp3 juta/m2 memiliki spesifikasi fondasi pasangan batu kali, dinding tembok batu bata plester aci finish cat, plafon gypsum rangka kayu atau hollow, lantai keramik, dan atap genteng rangka baja ringan, juga sudah termasuk ongkos tenaga kerjanya,” kata Interior Expert Pinhome, Shania Tahir.


Lebih lanjut, Shania menuturkan ukuran rumah yang bisa dibangun dengan budget Rp100 juta dengan harga rata-rata Rp3 juta/m2 yakni luas bangunan yang bisa dibangun sekitar 34 m2 dengan variasi ukuran bangunan mencakup 4m x 8m = 32 m2, 5m x 7m = 35 m2, 6m x 6m = 36 m2, dan 7m x 5m = 35 m2.


Selain itu, Shania juga membeberkan sepuluh desain rumah yang dapat dibangun dengan bermodalkan Rp100 juta saja. Pertama, rumah kubus minimalis. 


Saat ini, rumah jenis ini memiliki ciri khas rumah modern, di mana desainnya tergolong murah. Meski dengan budget kecil, tapi tampilannya cukup untuk tetap mempertahankan kesan modern. Kelebihan lainnya yakni karena kebutuhan lahan yang tidak terlalu besar, apabila lahan yang dimiliki ukurannya tidak terlalu luas, maka pemilik hunian bisa mengaplikasikan model rumah murah yang satu ini.


Kedua yaitu rumah kontainer minimalis. Rumah kontainer minimalis memang telah banyak digunakan terutama di luar negeri dikarenakan harganya lebih murah dibandingkan membangun rumah menggunakan dinding. Meskipun menggunakan kontainer sebagai rumah, pemilik rumah tetap bisa mendesainnya sebagus mungkin agar memiliki tampilan yang cantik dan elegan.


Pemilik rumah bisa menambahkan jendela dan pintu dari kaca yang akan menambah kesan minimalis pada rumah. Tidak hanya itu, penggunaan kaca pada pintu juga memudahkan cahaya matahari masuk ke dalam rumah, sehingga rumah mendapatkan pencahayaan alami yang cukup.


Ketiga yaitu rumah kotemporer. Shania menuturkan rumah jenis ini dapat menjadi pilihan sebagai desain rumah dengan budget minim. Rumah kontemporer adalah desain rumah yang sedang banyak digunakan saat ini. Rumah ini memiliki bentuk yang sederhana dengan garis-garis yang geometris. 


Selain itu, rumah kontemporer umumnya dirancang dengan menggunakan gaya modern. Rumah ini memiliki tampilan yang modern dengan detail yang sangat inovatif. Terlebih, desain rumah ini juga bisa diaplikasikan pada lahan yang tidak terlalu luas karena tidak banyak membuang lahan yang ada.


Shania pun menuturkan rumah kontainer ini memiliki sejumlah keunggulan seperti praktis dan budget yang dibutuhkan juga minim. Dilihat dari sisi interiornya sangat memungkinkan untuk dilengkapi guna memberikan sisi kenyamanan. Rumah kontainer bisa dilengkapi dengan plafon, diisi furnitur, dan bagian lantai dapat dilapisi oleh lantai kayu ataupun vinyl.


“Memang keunggulan dari rumah kontainer adalah praktis dan murah, tapi jangan takut. Dari sisi kenyamanannya kita bisa buat senyaman mungkin dengan dilengkapi plafon, furniture, dan lantainya bisa diganti juga pakai lantai kayu, vinyl, bahkan keramik. Asalkan nggak terlalu berat kaya marmer,” tambah Shania.


Selanjutnya yaitu rumah minimalis ala Jepang. Rumah jenis ini bisa menjadi pilihan dengan budget Rp100 juta saja. Pemilik rumah bisa membangun rumah dengan desain ala Jepang, yaitu menggunakan unsur kayu pada dinding dan lantai. 


Pilihan kayunya pun dapat disesuaikan dengan budget yang ada. Kemudian pada bagian dalam rumah, pemilik bisa menggunakan pintu yang terbuat dari panel atau papan kayu yang senada dengan kayu lain yang digunakan pada rumah. Penambahkan batu-batu kerikil pada akses jalan pagar utama menuju pintu rumah akan menambahkan kesan rumah-rumah tradisional Jepang.


Terakhir, ada pula jenis rumah A-Frame House, di mana desain rumah ini memiliki rangka menyerupai huruf A dengan menampilkan sisi miring roofline hingga menyentuh garis pondasi. Rumah ini mirip seperti tempat kemah untuk anak-anak, hanya saja bentuknya lebih besar dan disertai dengan konstruksi bangunan yang kuat.


Material yang digunakan pada rumah yang satu ini pun sangat beragam, mulai dari menggunakan bahan kayu, logam, hingga menggunakan dinding kaca yang tentunya akan membuat pencahayaan alami lebih mudah masuk ke dalam rumah. 


Demikian rekomendasi jenis hunian ber-budget Rp100 juta yang dapat dijadikan inspirasi. Sebagai informasi, Pinhome merupakan penyedia layanan properti berbasis website dan aplikasi. 


Pinhome juga rutin menggelar webinar edukasi berupa properti, finansial, dan gaya hidup lewat serangkaian acara Property Academy yang rutin digelar setiap minggunya dengan menghadirkan property expert dan pembicara-pembicara berkompeten di bidangnya.


Selain webinar rutin, Property Academy juga menyediakan komunitas di mana anggotanya dapat berdiskusi dan berkonsultasi langsung dengan property expert Pinhome.(*)



×
Berita Terbaru Update