Notification

×

Iklan

Iklan

Mabes Polri Ingatkan Modus Baru Pembajakan WhatsApp

Rabu, 02 November 2022 | 10:46 WIB Last Updated 2022-11-02T03:46:33Z

 

Ilustrasi


Sebaran.online, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati


Sekarang ini, ada modus baru pembajakan akun WhatsApp. Modusnya, pelaku mengirimkan pesan yang mengaku dari pihak platform pesan instan 


"Para penipu tak pernah kehabisan cara menjerat korbannya, termasuk melalui pesan penipuan yang dikirim dengan SMS. Salah satu bentuk penipuan SMS yaitu mengatasnamakan aplikasi pesan populer, WhatsApp," jelas Siber Polri, belum lama ini.


Dilansir dari media cnbcindonesia.com, Rabu (3/11/2022) Bareskrim menyebutkan pesan itu berisi pengguna memenangkan sesuatu. Mereka juga berhak mendapatkan hadiah sebanyak ratusan juta rupiah.


Pesan SMS itu juga mengungkapkan cara mendapatkan hadiah tersebut. Yakni pengguna WhatsApp diminta untuk menekan link yang ada di dalam pesan.


Pihak kepolisian memperkirakan link dalam pesan itu adalah jebakan phishing, yang merupakan metode untuk menipu bertujuan mencuri akun korbannya.


Polri mengingatkan bagi pengguna yang menerima pesan untuk tidak menekan link tersebut. Selain itu juga menegaskan pesan yang diterima bukanlah berasal dari WhatsApp.


"Sebagai tindakan pencegahan, jika kamu menerima pesan tersebut maka sebaiknya jangan meng-klik tautan yang dicantumkan. Mengingat pesan itu tidak dikirimkan langsung oleh pihak WhatsApp, ada kemungkinan tautan akan menjebak konsumen seperti kasus phising yang banyak terjadi," jelas pihak Polri.


Tips anti pembajakan WA


1. Tim siber polri juga memberikan beberapa tips untuk mencegah menjadi korban pembajakan akun WhatsApp:


2. Keluar dari semua perangkat yang tidak kamu kenal dalam daftar WhatsApp Web. Ini akan menghentikan peretasan untuk membaca obrolan.


3. Jangan tinggalkan ponsel kamu tanpa pengawasan. Kunci semua aplikasi untuk mencegah orang tak dikenal mengakses aplikasi kamu.


4. Jangan sambungkan ponsel kamu ke koneksi WiFi yang tidak dikenal.


5. Jika WhatsApp kamu diretas, nonaktifkan akun kamu dengan mengirim email ke support@whatsapp.com. Akun kamu akan otomatis terhapus jika tidak diakses selama 30 hari.


6. Aktifkan verifikasi 2 langkah di bawah pengaturan akun WhatsApp. Ini akan menambahkan lapisan keamanan ekstra pada aplikasi. (*)

×
Berita Terbaru Update